Di balik suasana pedesaan yang asri dan tenang, Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya, ternyata menyimpan denyut ekonomi yang begitu kuat dari sektor industri rumahan. Salah satu produk lokal yang kini kian menggeliat dan sukses menjadi primadona kuliner desa adalah Kerupuk Kulit Sapi yang diproduksi secara tradisional. Bukan sekadar camilan biasa, produksi kerupuk kulit di desa ini telah bertransformasi menjadi penopang ekonomi vital bagi banyak keluarga dan menyerap tenaga kerja lokal.
Industri rumahan ini menariknya tidak hanya terpusat di satu titik wilayah saja, melainkan tumbuh subur dan tersebar merata di beberapa kedusunan yang ada di desa. Berdasarkan pemantauan di lapangan, sentra produksi kerupuk kulit ini dapat dijumpai mulai dari wilayah Dusun Gubun Pernek, berlanjut ke Dusun Gubuk Lekok, hingga ke wilayah Dusun Gubuk Patokan. Masifnya keberadaan para pengrajin di berbagai dusun ini membuktikan bahwa keterampilan mengolah kulit sapi menjadi kerupuk yang renyah sudah menjadi kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun di Desa Apitaik.
Meski diproduksi di dapur-dapur rumah tangga (home industry) yang berbeda lokasi, kerupuk kulit buatan warga Desa Apitaik memiliki standar kualitas rasa yang mampu bersaing dengan produk pabrikan. Para pengrajin sangat mengandalkan panas matahari Pringgabaya yang terik untuk proses pengeringan, sehingga kerupuk dapat mekar sempurna saat digoreng dan tidak bantat saat digigit. Selain mempertahankan rasa original yang gurih dan asin, beberapa pengrajin kini juga mulai berinovasi dengan varian rasa baru untuk memikat selera konsumen dari berbagai kalangan usia.
Tumbuhnya UMKM kerupuk kulit ini memberikan efek domino positif yang sangat nyata bagi perputaran perekonomian warga Desa Apitaik. Usaha ini terbukti padat karya karena melibatkan banyak tetangga sekitar untuk membantu proses produksi, mulai dari pembersihan kulit, pengirisan, penjemuran, hingga proses pengemasan akhir. Produk kerupuk kulit Apitaik kini tidak hanya dinikmati warga lokal sebagai lauk makan, tetapi sudah merambah pasar-pasar tradisional di luar kecamatan.
Pemerintah Desa Apitaik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bangga dan memprioritaskan membeli produk lokal buatan tetangga sendiri. Bagi warga maupun pengunjung yang ingin memesan kerupuk kulit segar (fresh from the wajan), Anda dapat menghubungi beberapa produsen yang tersebar di dusun-dusun tersebut melalui kontak yang tersedia. Dengan membeli kerupuk kulit langsung dari para pengrajin di Desa Apitaik, kita turut serta menyalakan semangat wirausaha dan secara langsung menyejahterakan perekonomian warga desa.
Daftar UMKM Kerupuk Kulit Desa Apitaik: