Desa Apit Aik di Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, membuktikan bahwa potensi kelautan tidak harus selalu datang dari desa yang berbatasan langsung dengan bibir pantai. Meskipun wilayah desa ini strategis, desa ini telah bertahap menjadi sentra perdagangan ikan yang sangat vital bagi masyarakat sekitar. Geliat ekonomi ini terasa sangat hidup, terutama disaat melintasi jalur utama setelah melewati Pasar Rakyat Apit Aik tepatnya pada Dusun Gubuk Lekok. Di sepanjang jalan tersebut, pemandangan deretan pedagang ikan menjadi ciri khas yang menyambut setiap pengendara yang melintas. Namun perdagangan ikan ini tidak hanya terbatas di sepanjang jalan utama, melainkan telah merambah hingga ke area pemukiman, di mana mayoritas masyarakat di Dusun Gubuk Lekok turut menjadikan profesi berjualan ikan sebagai mata pencaharian mereka.
Keunikan utama dari sentra ikan di Desa Apit Aik adalah keberagaman produk yang ditawarkan kepada para pembeli. Sebagian besar komoditas yang dijual adalah ikan laut segar hasil tangkapan nelayan yang didatangkan langsung ke sini. Tidak hanya ikan basah, para pedagang juga menyediakan berbagai pilihan ikan kering hingga ikan asin dengan kualitas yang terjaga. Hal ini menjadikan Apit Aik sebagai lokasi pilihan utama bagi warga yang ingin berbelanja kebutuhan lauk-pauk dengan pilihan yang lengkap, mulai dari ikan untuk konsumsi harian hingga produk olahan ikan yang bisa bertahan lama.
Dengan adanya para pedagang ikan yang berjejer di sepanjang jalan Desa Apit Aik ini tidak hanya memudahkan akses bagi konsumen, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi lokal yang luar biasa. Lokasinya yang sangat strategis di jalur perlintasan membuat siapa saja bisa dengan mudah menepi sejenak untuk memilih ikan segar tanpa harus repot pergi ke pelabuhan atau pasar besar yang jauh.

